fbpx
Perbedaan KPR Syariah Dan Konvensional

Perbedaan KPR Syariah Dan Konvensional

Bingung mengambil KPR syariah atau KPR Konvensional?

Apakah Anda tahu mengapa KPR syariah terlihat lebih mahal daripada KPR Konvensional?

Cicilan KPR Anda naik? Jika ya, mungkin bisa mempertimbangkan KPR syariah yang Perbedaan paling jelas antara KPR syariah dan konvensional terletak di proses transaksi.

Kini memiliki rumah bukanlah suatu hal yang sulit lagi, jika anda tahu kini ada kredit kepemilikan rumah yang bisa membantu anda dalam membeli sebuah rumah yang nyaman dan aman untuk anggota keluarga anda. rumah yang dulunya susah untuk dimiliki kini bisa dengan cepat dan mudah.

Sebagai seorang muslim bukan hanya masalah mudah beli rumah atau susahnya.  Akan tetapi harus di lihat transaksinya. Apakah sesuai dengan aturan syariat Islam atau tidak. Karena yang Halal dan Berkah itu menentramkan. Apalagi di jaman sekarang sungguh ironis karena jual beli rumah dengan sistem riba sudah menyebar .

Untuk bisa menjawab hal ini anda harus paham terlebih dahulu secara detail mengenai KPR syariah, KPR Bank Syariah Dan KPR konvensional. Dalam kesempatan ini mari kita belajar Perbedaan KPR Syariah Dan Konvensional

Tentunya kita lebih kenal dengan system syariah yang diterapkan pada pihak bank syariah. Yang intinya prinsip yang diterapkan pada bank syariah bertujuan untuk mengahapus sistem riba yang tidak diperbolehkan menurut islam. Akan tetapi setelah di tinjau lebih jauh. Ternyata KPR syariah yang masih memakai Bank syariah tidak terlepas dari Riba juga.

Kini prinsip syariah juga bisa ditemukan pada dunia investasi properti. Tentunya tak berbeda dengan sebelumnya hal ini juga sangat menarik perhatian dari para investor muslim di indonesia.

Perumahan syariah adalah jenis perumahan yang mengusung konsep mengenai sebuah prinsip yang sesuai dengan syariat islam yang jauh dari ketersangkutan dengan bank konvensional maupun bank lainnya yang memiliki unsur riba.

Dengan menggunakan konsep perumahan syariah ini maka seorang muslim akan jauh dari dosa riba yang sudah ditetapkan memiliki hukum haram menurut ajaran Islam. Bahkan MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang haramnya bunga Bank.

Kini anda bisa dengan mudah menemukan Developer yang peduli dengan sistem syariah. Yang membuat program KPR syariah tanpa Bank. Dengan berkembangnya investasi yang satu ini kita bisa lihat bahwa semakin kesini semakin banyak muslim yang sadar mengenai halal haram yang memang seharusnya dijaga dari dulu.

Dari cici-ciri perumahan syariah atau KPR syariah tanpa bank saja kita bisa tahu mengenai alasan kenapa kita harus memilih program KPR syariah ketimbang dengan cara lainnya yang bisa memberatkan atau bahakn merugikan kita dalam berinvestasi properti.

Berikut Perbedaan KPR Syariah Dan Konvensional :

  • PIHAK YANG TRANSAKSI

KPR Syariah: 2 Pihak yaitu antara pembeli dan developer

Bank Syariah: 3 Pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

Bank Konvensional: 3 Pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

KPR syariah tanpa bank, perlu anda ketahui bahwa dalam perumahan syariah atau KPR syariah tidak menggunakan atau tidak bekerja sama dengan pihak ketiga dimana dalam hal ini adalah pihak bank.

Transaksi penjualan dan pembelian property hanya dilakukan oleh nasabah atau pembeli dengan developer dalam hal ini yang akan menjual rumah yang anda inginkan kepada anda dengan sistem cicilan.

Dan inilah yang dimana secara hukum islam akad perjanjian dengan model seperti ini dibenarkan dan sesuai dengan syariah.

Maka harus kita cermati apakah KPR bank baik syariah atau konvensional terjadi transaksi jual beli atau hanya pendanaan dari bank. Jika memang jual beli maka halal dan jika hanya pendanaan bank maka haram.

  • BARANG JAMINAN

KPR Syariah: Rumah yang di perjualbelikan/kredit tidak dijadikan jaminan

Bank Syariah: Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Bank Konvensional: Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Ada ikhtilaf ulama mengenai apakah barang yang diperjualbelikan boleh dijadikan jaminan atau dilarang. Dalam hal ini, KPR Syariah mengambil pendapat bahwa rumah yang sedang diperjualbelikan/kredit dilarang dijadikan jaminan.

  • SISTEM BUNGA

KPR syariah tidak ada bunga, seperti yang sudah dijelaskan diawal KPR syariah ini tidak ada bunga karena menggunakan sistem dasar syariat Islam. Ini dikarenakan tidak adanya hubungan antara developer dengan pihak bank yang akhirnya bisa menghapuskan sistem bunga yang biasanya diterapkan pada bank.

Tentunya KPR syariah ini sangat cocok dipilih oleh para orang muslim, bahkan tak hanya untuk kalangan umat muslim. Untuk kalangan para non muslim KPR syariah juga bisa menjadi alasan yang tepat dalam memilih perumahan syariah tanpa riba.

Cicilan rumah yang ditetapkan pihak KPR syariah juga bersifat tetap ntuk setiap bulannya, sesuai dengan kesepakatan di awal. Untuk harga cash dan harga kredit memang memiliki perbedaan. Namun menurut ajaran islam hal ini juga tetap dianggap sah-sah saja jika diterapkan.

Ketika pertemuan awal antara developer dan konsumen semuanya akan dijelaskan mengenai harga cash dan juga harga kredit. Jadi anda bisa dengan leluasa menentukan mana yang pas untuk anda.

  • SISTEM DENDA

KPR Syariah: Tidak ada denda

Bank Syariah: Ada denda

Bank Konvensional: Ada denda

KPR syariah tidak ada denda, biasanya dalam KPR konvensional nasabah akan dikenakan denda jika pembayaran telah melewati waktu, bahkan denda yang diterapkan pun tidak diberitahukan terlebih dahulu kepada nasabah.

Hal ini tentu akan sangat merugikan nasabah ketika nasabah dalam keadaan terpepet. KPR syariah tidak akan memberikan denda pada anda ketika anda telat membayar cicilan rumah yang diharuskan.

Disini anda hanya akan diberikan sebuah peringatan mengenai komitmen dan tanggung jawab anda dalam melakukan pembayaran. Untuk itu komunikasi antara developer dengan nasabah harus tetap terjalin baik. Jika anda ada keperluan mendesak yang membuat anda tidak bisa membayar cicilan yang ditetapkan di awal.

Anda bisa membicarakannya dengan jelas dan rinci pada developer, biasanya developer akan membantu untuk memberikan penyelesaian masalah anda. jadi buKan hanya partner kerjasama.

Disini developer juga bisa menjadi teman untuk sama-sama memikirkan masalah pembayaran anda. Bahkan developer biasanya juga akan siap ketika anda lebih memilih untuk mereschedule ulang waktu pembayaran cicilan KPR syariah anda.

Dalam KPR Syariah tidak boleh ada denda jika ada keterlambatan cicilan karena itu termasuk riba. Dalam jual beli kredit maka sejatinya adalah hutang piutang. Jadi jika harga sudah di akadkan maka tidak boleh ada kelebihan sedikitpun baik dinamakan denda, administrasi atau bahkan infaq sekalipun. Karena ini termasuk mengambil manfaat dari hutang piutang yaitu riba.

  • SISTEM SITA

KPR Syariah: Tidak ada sita

Bank Syariah: Tidak ada sita

Bank Konvensional: Ada sita

Dalam KPR Syariah tidak boleh melakukan sita jika pembeli tidak sanggup mencicil lagi. Karena rumah tersebut sudah sepenuhnya milik pembeli walaupun masih kredit. Solusinya adalah pembeli ditawarkan untuk menjual rumahnya baik lewat pembeli atau dengan bantuan developer.

Jika misal sisa hutang masih 100 juta kemudian rumah terjual 300 juta. Maka pembeli membayar sisa hutang yang 100 juta dan nilai 200 juta adalah hak pembeli.

Tanpa sita, Seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, developer akan membantu anda memecahkan masalah mengenai pembayaran cicilan yang ditetapkan. Bahkan ketika anda sudah tidak dapat membayarnya sama sekali, developer tidak akan memberikan sanksi sitaan seperti yang biasanya dilakukan oleh bank konvensional.

Biasanya developer akan memberikan saran untuk menjual kembali rumah yang telah nasabah beli. Untuk kemudian setelah terjual sebagian uang hasil penjualan diserahkan pada pihak developer sebagai pelunasan cicilan sebelumnya.

Dan sisanya akan dikembalikan kembali pada anda. bagaimana mungkin anda tidak tertarik, bahkan setelah anda menikmati rumah tersebut dan tidak bisa membayar angsuran selanjutnya yang masih menjadi tanggung jawab anda, anda masih bisa mendapatkan uang ketika harus keluar dari rumah impian anda.

Selain itu, KPR syariah ini juga tidak ada masalah mengenai akad. Karena developer dan nasabah biasanya akan menggunakan akad jaul beli istisna (pemesanan ) atau indent jika memang unit perumahan syariah belum tersedia. Ada juga yang menyediakan akad jual beli kredit untuk unit perumahan yang sudah tersedia.

  • SISTEM PENALTY

KPR Syariah: Tidak ada penalty

Bank Syariah: Tidak ada penalty

Bank Konvensional: Ada penalty

Jika pembeli mempercepat pelunasan misal dari tenor waktu 10 tahun kemudian di tahun 8 sudah lunas maka tidak ada penalty dalam KPR Syariah karena itu adalah riba. Bahkan ada sistem diskon yang nilainya dikeluarkan saat pelunasan terjadi.

  • SISTEM ASURANSI

KPR Syariah: Tidak ada asuransi

Bank Syariah: Ada asuransi

Bank Konvensional: Ada asuransi

Dalam KPR Syariah tidak memakai asuransi apapun karena asuransi adalah haram yang didalamnya ada riba, ghoror, maysir dan lain-lain.

  • SISTEM BI CHECKING ATAU BANKABLE

KPR Syariah: Tidak ada BI Checking/Bankable

Bank Syariah: Ada BI Checking/Bankable

Bank Konvensional: Ada BI Checking/Bankable

Perumahan syariah ini tidak ada BI cheking, yang biasanya akan menghambat seseorang untuk memiliki sebuah rumah yang diidam-idamkan.

Dengan lebih memilih menggunakan properti syariah ini tentunya proses yang harus dilakukan lebih simpel dan juga mudah, bahkan kemungkinann untuk pengajuan proposal anda untuk disetujui oleh para developer hampir 100%.

Dalam KPR Syariah tidak ada BI Checking/Bankable sehingga sangat memberikan kemudahan bagi calon pembeli yang kesulitan jika melalui sistem BI Checking/Bankable seperti:

1. Karyawan Kontrak

Syarat lolos BI Checking/Bankable secara umum adalah karyawan tetap. Jadi bagi karyawan kontrak akan kesulitan jika ingin membeli rumah lewat bank

2. Pengusaha/pedagang Kecil

Syarat lainnya yang bisa meloloskan calon buyer dari BI Checking/Bankable adalah pengusaha yang memiliki izin usaha dan laporan keuangan. Jadi bagi pedagang kecil seperti tukang bakso, somay, gorengan dan lainnya akan sulit jika ingin membeli rumah lewat bank.

3. Usia Lanjut

Calon pembeli yang sudah usia lanjut diatas 50 tahun maka tidak akan bisa membeli rumah lewat bank karena ada batasan usia produktif jika membeli lewat bank.

Inilah penjelasan tentang perbedaan KPR Syariah dan konvensional KPR, baik Bank Syariah ataupun Konvensional.

KPR Syariah in syaa Allah dalam transaksinya terhindar dari sistem ribawi dan juga banyak kemudahan yang diberikan bagi para calon pembeli.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla memberikan kemudahan kita semua untuk membeli rumah dengan sistem syariah tanpa riba.

Bagaimana? Sangat menguntungkan sekali bukan? Jika sudah mengetahui mengenai alasan mengapa anda harus memilih property syariah tanpa riba seperti ini. Apakah mungkin anda tidak tertarik untuk mencobanya?

Untuk anda yang sudah merasa tertarik dan ingin memiliki rumah dengan cepat tapi halal anda bisa langsung hubungi Khoiru Ummah Agency ( 0812-1205-7302 ). Kami siap memilihkan dan mempermudah jalan anda memiliki rumah idaman dengan cara yang sesuai dengan syariat islam.

Hubungi kami sekarang dan nikmati berbagai keuntungan memiliki rumah dengan angsuran yang lebih ringan.

Berikut Beberapa daftar property syariah baik rumah ataupun tanah kavling yang bisa anda kunjungi!

√ Perumahan KPR Syariah di wilayah Bekasi

√ Perumahan KPR Syariah  di wilayah bogor

√ Perumahan KPR Syariah Wilayah Bandung

√ KPR Syariah Tanah Kavling Kebun SHM

Pencarian dari google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *